Otamatone, Alat Musik Jepang Yang Berekor

Musik adalah salah satu hasil karya manusia yang memiliki nilai brilian yang merupakan hasil dari susunan irama,lagu dan keharmonisan nada terutama suara yang berasal dari alat yang menghasilkan bunyi. Musik menjadi sejenis fenomena intuisi dalam menciptakan, memperbaiki dan menghasilkannya menjadi suatu seni. Kehadiran musik menjadi sebuah hiburan dalam kehidupan dari manusia yang memberikan warna dan membuat arti dari kehidupan lebih terasa. Semakin berkembangnya zaman, musik menjadi kebutuhan pokok manusia. Betul kan?

Pengertian Alat Musik

Alat musik adalah suatu alat yang diciptakan dengan tujuan untuk menghasilnya bunyi. Secara umumnya, alat musik menjadi sebuah alat yang dibuat untuk mengiringi musik ataupun lagu. Dalam penciptaan sebuah alat musik, biasanya seorang pencipta alat tersebut akan mempelajari bidang ilmu musik terlebih dahulu. Bidang ilmu musik tersebut memiliki sebutan Organologi. Nah, Alat musik dibedakan menjadi beberapa sumber bunyi dilihat dari cara memainkannya.

Jenis alat musik digolongkan menjadi empat jenis berdasarkan sumber bunyinya yakni:

  1. Aerofon: Alat musik jenis ini menghasilkan sumber bunyinya melalui hembusan udara yang berasal dari rongga/lubang. Contoh alat musiknya antara lain: trompet, harmonika, suling, trombon dan lainnya.
  2. Idiofon: Alat musik jenis ini menghasilkan sumber bunyinya melalui bahan dasar dari alatnya. Contoh alat musiknya antara lain: drum, bongo, kolintang,angklung dan lainnya.
  3. Elektrofon: Alat musik jenis ini menghasilkan sumber bunyinya melalui tenaga listrik (elektronik). Contoh alat musiknya antara lain: kibot, bass listrik, gitar listrik, piano listrik dan lainnya.
  4. Kordofon: Alat musik jenis ini menghasilkan sumber bunyinya melalui dawai. Contoh alat musiknya antara lain adalah piano, gitar, biola, kecapi dan lainnya.

Jenis alat musik digolongkan menjadi empat kategori berdasarkan cara memainkannya:

  1. Alat musik pukul: Alat musik dari jenis ini menghasilkan suara saat ditabuh ataupun dipukul. Jenis alat musik pukul digolongkan menjadi dua yaitu bernada dan tidak bernada. Bentuk dan bagian dari instrumen tersebut berbentuk rongga getar. Kalau ada, hasil tersebut akan ditentukan dari instrumennya.
  2. Alat musik petik: Alat musik dari jenis ini menghasilkan bunyi atau suara dengan cara memetik ataupun menggetarkan senarnya. Penentuan tinggi dan rendah nada berdasarkan panjang pendeknya dawai/senar yang dipakai.
  3. Alat musik gesek: Alat musik dari jenis ini menghasilkan bunyi atau suara ketika dawai/senar digesek. Mirip dengan alat musik petik, tinggi dan rendah dari nada yang dihasilkan berdasarkan panjang atau pendeknya dawai.
  4. Alat musik tiup: Alat musik ini menghasilkan suara ketika kolom udara yang ada di dalamnya digetarkan dengan cara meniup udara kedalamnya. Tinggi rendah suatu nada pada jenis alat musik dapat ditentukan berdasarkan frekuensi gelombang yang didapatkan dari panjang suatu kolom udara dan bentuk instrumen, dan untuk timbre sangat mempengaruhi bahan dasar, konstruksi dan cara menghasilkannya dari instrumen tersebut.

Otamatone, Alat Musik Unik

Mengikuti perkembangan zaman, alat musik yang diciptakan menjadi lebih unik dari biasanya. Dengan kecanggihan teknologi yang diberikan developer musik berlomba-lomba untuk menciptakan seseuatu yang baru termasuk alat musik. Salah satunya alat musik yang diciptakan di Jepang. Nama dari alat musik tersebut adalah Otamatone. Imut bukan untuk namanya? Tidak hanya nama, alat musik ini betul-betul dibuat dengan sangat simpel dan unik.

Otamatone merupakan alat musik elektronik modern dengan bentuk seperti not balok. Dirancang agar tampak imut, Otamatone diciptakan dengan memiliki kepala ekspresi imut  pada bagian bawah alat musik tersebut. Alat musik tersebut tersambung ekor yang panjang ke atas. Dengan keunikkannya ini,  Otamantone sering disebut alat musik yang dapat bernyanyi.

Cara menggunakan Otamatone

Penggunaan alat musik ini tergolong sangat mudah. Tinggal menggesekkan jari-jari pada leher dari Otamatone untuk menambah efek dari vibrasi pada nada (seperti memainkan gitar). Suara yang ditimbulkan bervariasi, semakin keatas maka nada yang ditimbulkan semakin rendah. Sungguh berbeda bukan? Mengingat seharusnya semakin keatas maka semakin tinggi. Disaat bunyi keluar, maka mulut pada bagian bawah dari alat musik tersebut akan terbuka dan tertutup. Untuk menaikkan dan menurunkan oktaf, pemainya dapat mengubahnya pada tombol switch yang disediakan. Volume suara dari alat ini juga dapat diatur pada bagian belakang alat tersebut. Untuk lebih lengkapnya, simak video di bawah ini:

Penemu Otamatone

Penemu dari alat lucu namun mengesankan ini adalah seorang pegawai Maywa Denki yang bernama Novmichi Tosa. Namun, sangat disayangkan alat musik imut ini malah dianggap seperti mainan anak-anak. Tentunya suara yang dihasilkan dari Otamatone dinilai lucu sehingga membuat orang-orang luar masih tidak mengakui keberadaan dari alat ini.

Instrumen elektronik musik yang lucu dan imut ini hanya menghebohkan negara asalnya, Jepang. Namun, penciptanya telah mempersiapkan alat musik ini untuk menghebohkan dan menghibur belahan dunia.

Mungkin bagi para musisi yang mengenal oktaf tampaknya tidak menyukai alat ini, tapi kalau kamu hanya ingin bersenang-senang dengan nada-nada unik pastinya akan menyenangkan bisa memainkan Otmatone di rumah. Pemainnya tidak memerlukan Jack untuk menyambungkan alat musik elektrik karena alat musik tersebut hanya menggunakan daya tenaga baterai sebagai sumber tenaganya.